DASAR-DASAR PHP & JENIS TIPE DATA
DASAR-DASAR PHP & JENIS TIPE DATA
PHP (Hypertext Preprocessor) adalah bahasa skrip dengan fungsi umum yang terutama digunakan untuk pengembangan web.
Apa itu Tipe Data? Menurut laman Amplitude, tipe data atau data type, adalah atribut yang terkait dengan sepotong data yang bisa memberi tahu sistem komputer cara untuk menafsirkan nilainya.
Ada berbagai jenis tipe data seperti tipe data string, tipe data blooean, tipe data array, tipe data integer dan tipe data float. Sebelum itu pertama tama buka dahulu notepad atau visual studi code kemudian start apache dan my sql pada xampp.
1. Tipe Data String
Menurut Amplitude, string merupakan jenis data type yang sering dianggap paling populer. Ia adalah kumpulan dari urutan karakter dan data yang paling umum digunakan untuk menyimpan teks. Selain itu, string juga dapat menyertakan angka dan simbol, namun ia akan selalu diperlakukan sebagai teks. Sebagai contoh, nomor telepon biasanya disimpan sebagai string (+1-999-666-3333), tetapi, ia juga dapat disimpan sebagai bilangan bulat (9996663333).
Contoh penggunaan tipe data String :
<?php
$namaDepan = "Ibnu"; # pakai tanda petik dua
$namaBelakang = 'Jakaria'; # pakai tanda petik satu
# menggabungkan dua variabel dengan tanda
# petik dua
$namaLengkap = "{$namaDepan} {$namaBelakang}";
# anda juga bisa menggabungkan string dengan menggunakan tanda titik (.)
$namaLengkap2 = $namaDepan . ' ' . $namaBelakang;
# [Tampilkan Data]
# kita biasa memasukkan variabel lain jika menggunakan tanda petik dua
echo "Nama Depan: {$namaDepan} <br>";
# ada pun jika pakai tanda petik satu, kita tidak bisa memasukkan variabel
# di dalam string akan tetapi menggabungkan dengan operator titik (.)
echo 'Nama Belakang: ' . $namaBelakang . '<br>';
echo $namaLengkap;
echo "<br>";
echo $namaLengkap2;
?>
Selanjutnya simpan file ke disk C ke dalam folder xampp->htdocs->new folder kemudian
simpan file di dalam folder tersebut dan jangan lupa harus disertai dengan .php
Untuk membuka menampilkan kode terssebut bisa melalui chrome lalu memasukkan domain file tersebut. Contohnya localhost/dasarphp/tipedatastring.php
Maka hasilnya akan seperti ini
Integer (int.) merupakan data type berbentuk bilangan bulat atau numerik yang umumnya digunakan untuk menyimpan angka tanpa komponen pecahan dengan rentang angka -707, 0, hingga 707.
Contoh penggunaan tipe data Integer :
<?php
# inisiasi dan inisialisasi variabel
$a =10;
$b =5;
$c = $a+5;
$d = $b+(10*5);
$e = $d -$c;
# Tampilkan data dengan perintah echo
echo "Variabel a: {$a} <br>";
echo "Variabel b: {$b} <br>";
echo "Variabel c: {$c} <br>";
echo "Variabel d: {$d} <br>";
echo "Variabel e: {$e} <br>";
# mengetahui tipe data dari variabel
var_dump($e);
?>
Kemudian simpan ke dalam folder seperti yang sebelumnya. Dan tampilannya akan
seperti ini :
3. Tipe Data Float
Tipe data selanjutnya yang sering digunakan untuk keperluan komputasi teknis adalah floating point. Ia merupakan jenis data type numerik yang digunakan untuk menyimpan angka yang mungkin memiliki komponen pecahan seperti nilai moneter (707.07, 0.7, 707.00). Teknologi satu ini juga mengacu pada penggunaan dua kali lipat jumlah penyimpanan relatif dengan metode angka dalam kode, seperti pada kalkulator. Tak hanya itu, ada beberapa jenis floating point dalam dunia programming, seperti float presisi tunggal, float presisi ganda, dan float presisi quadruple.Masing-masing jenis dibedakan sesuai banyaknya penggunaan total bit, dari 24 bit, 32 bit, 53 bit, hingga yang terbesar adalah 128 bit.
Berikut penggunaan tipe data Float :
<?php
$nilaiMatematika = 5.1;
$nilaiIPA = 6.7;
$nilaiBahasaIndonesia = 9.3;
# hitung nilai rata-rata
$rataRata = ($nilaiMatematika + $nilaiIPA + $nilaiBahasaIndonesia) / 3;
# Tapilkan data
echo "Matematika: {$nilaiMatematika} <br>";
echo "IPA: {$nilaiIPA} <br>";
echo "Bahasa Indonesia: {$nilaiBahasaIndonesia} <br>";
echo "Rata-rata: {$rataRata} <br>";
# lihat tipe data dari variabel $rataRata
var_dump($rataRata);
?>
Kemudian simpan, maka hasilnya adalah sebagai berikut :
4. Tipe Data Boolean
Jenis data type ini biasanya digunakan untuk mewakili nilai yang benar dan salah dalam data. Umumnya, nilai yang salah (false) dan benar (true) direpresentasikan dengan angka 0 (false) dan 1 (true). Boolean sendiri hanya bisa merepresentasikan dua nilai dengan pertimbangan seperti hubungan angka yang lebih kecil atau lebih besar.
Berikut penggunaan tipe data Boolean
<?php
$apakahSiswaLulus = true;
$apakahSiswaSudahUjian = false;
$boolen = true;
var_dump($apakahSiswaLulus);
echo "<br>";
var_dump($apakahSiswaSudahUjian);
echo "<br>";
echo "<br>";
echo "<br>";
if ($boolen){
echo "benar";
} else{
echo "salah";
}
?>
Berikut hasilnya :
Nah, itulah pemaparan singkat mengenai tipe data. Jika ada kesalahan mohon maaf karena disini saya juga masih beljar. Sekian & terimakasih :)





Komentar
Posting Komentar